V#007_ViceVersa

VICE VERSA

GRAPHIC DESIGN, SOCIETY, AND POLITICS: “A Rant about Why We Should be Responsible”

Desain Grafis saat ini nampaknya mulai ‘salah arah’ bila dibandingkan dengan pengertian awalnya. Jika dulu Desain Grafis diperuntukkan sebagai alat untuk membantu kehidupan para pengguna desain, dan merupakan kegiatan seni, namun kini Desain Grafis sangat kental dengan komersialisasi, yang diperuntukkan hanya untuk mengeruk keuntungan semata. Lantas, di manakah rasa tanggung jawab para graphic designer, yang seharusnya menyadari apa hakikat desain grafis yang sesungguhnya?  

V#007_RedCarpet

RED CARPET

Please step on the Red Carpet: Steven Heller and DikDoank

V#007_Intersection Sinematografi

INTERSECTION SINEMATOGRAFI: “Film Dokumenter–Menghadirkan Realitas ke Hadapan Publik”

Mari lebih mengenal Film Dokumenter bersama Vivian Idris dalam VERSUS #007 Edisi Januari-Februari 2010.

V#007_Intersection Art&Culture

INTERSECTION ART & CULTURE: “Kolaps–Komik Lapas”

Simak pembahasan Ade Darmawan mengenai Kolaps, serta hasil-hasil karya anak-anak yang tergabung dalam komunitas ini dalam VERSUS #007 Edisi Januari-Februari 2010.

V#007_Intersection Politic

INTERSECTION POLITIC: “Cicak Lawan Buaya–Sebuah Metafora Visual Melawan Korupsi”

Kisruh masalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Kepolisian RI dan Kejaksaan Agung, beberapa bulan terakhir ini menarik perhatian banyak pihak, terlebih lagi masyarakat.  Di tengah hiruk pikuk permasalahan tersebut, logo Cicak Vs Buaya, yang sangat sederhana itu, seolah menjadi primadona di mana-mana.

V#007_Avantgarde

AVANTGARDE

Merupakan rangkaian rubrik VERSUS yang didedikasikan untuk desainer grafis muda dan mahasiwa. Ringan, edukatif, ekspresif, serta ultra kreatif, Avantgarde mencoba menghadirkan rahasia proses kreatif, idola desain grafis, serta berbagai karya Tugas Akhir terbaik dari berbagai sekolah desain di Indonesia. 

Versus #1

Image: current issue
V#007_Januari-Februari 2010

VERSUS #007 JANUARI-FEBRUARI 2010


Untuk Edisi Ulang Tahun kami yang pertama ini, VERSUS melakukan beberapa perubahan yang tentunya dimaksudkan untuk lebih mengembangkan majalah ini. Porsi penulisan tidak lagi ekslusif desain grafis, melainkan juga membahas bidang-bidang lainnya yang bersinggungan. Penempatan rubrik mengalami sedikit perubahan, untuk menciptakan alur baca yang lebih terstruktur. Ada pula rubrik baru yaitu Avantgarde, yang merupakan pengganti rubrik Pink Pages.  Dalam setiap edisi, Avantgarde akan didesain oleh desainer grafis yang berbeda secara ekslusif, dan untuk edisi #007 ini akan ditangani oleh Arief PSA.  Yang unik dari edisi ini yaitu desain cover kami yang didesain oleh Thinking Room* Inc.


VERSUS kali ini membahas mengenai Desain Grafis dan Lingkungan Sosial. Rangkaian artikel utama VICE VERSA mengupas mengenai posisi Desain Grafis yang telah mengalami pergeseran yang cukup signifikan, dari yang semula digunakan sebagai alat membantu kehidupan masyarakat, dan sekarang berubah fungsinya menjadi kaki tangan kapitalisme, dimana sangat kental dengan unsur komersialisasi yang diperuntukkan hanya untuk mengeruk keuntungan semata..  Lantas siapakah yang sebenarnya harus bertanggung jawab atas keadaan ini?  Simak pembahasan mendalamnya, dibuka dengan prolog dari Arief Adityawan, Historiografi oleh Berti Alia, Artikel utama oleh Ismiaji Cahyono, Epilog oleh Rudy Farid Sagir, serta tidak ketinggalan wawancara menarik dengan James Victore dan rangkuman diskusi Hot Ice Tea (HIT) ke-8 yang menampilkan tokoh-tokoh desainer grafis Indonesia seperti Dik Doank, Daniel Surya, Rudy Farid Sagir, Moh. Iqbal rekarupa, Janoe Arijanto, dan Enrico Halim, serta dimoderatori oleh Arief Adityawan.


Di rangkaian rubrik Avantgarde yang dikhususkan untuk para mahasiswa dan desainer muda, Naomi Haswanto menceritakan pengalamannya saat mengunjungi ICOGRADA WORLD DESIGN CONGRESS 2009 BEIJING and THE 1ST BEIJING DESIGN WEEK di rubrik mengenai imbas kemunculan media baru terhadap industri periklanan di Indonesia, yang perlahan mulai ditinggalkan, serta bagaimana seharusnya periklanan bertahan ‘hidup’. Citra Purnawijaya membahas mengenai Digital Branding di rubrik Brandrama. Di rubrik Adknowledge, Irwan Fakhruddin memaparkan mengenai imbas kemunculan media baru terhadap industri periklanan di Indonesia, serta bagaimana seharusnya periklanan bertahan ‘hidup’. Sedangkan di rubrik Motionimation, Riyo Wadiarto berbagi pengetahuan mengenai dunia motion graphic. Simak juga rubrik-rubrik lainnya yang tergabung dalam rangkaian rubrik Avantgarde yang tak kalah serunya.


Rangkaian rubrik Intersection di edisi ini menampilkan rubrik-rubrik yang bersinggungan dan di luar dunia grafis seperti Fashion, Interior, Produk, Arsitektur, Fotografi, Sinematografi, Politik, Sastra, serta Seni dan Budaya. Mari mengenal lebih dekat tokoh desainer grafis tanah air DikDoank, dan Steven Heller di rubrik Red Carpet. Baca aneka rubrik baru dan seru di VERSUS#007 Edisi Januari-Februari 2010 dan temukan kejutan menarik di covernya setelah Anda scratch!

V#006_OktoberNovember2009

VERSUS #006 OKTOBER-NOVEMBER 2009

VERSUS edisi ini menghadirkan tema yang selama ini menjadi perdebatan dalam dunia advertising dan juga desain grafis, yaitu ABOVE THE LINE (AtL) dan BELOW THE LINE (BtL), masih adakah batasan-batasan nyata antara kedua bidang tersebut? Padahal, jika dipandang lebih mendalam, bukankah sebenarnya kedua bidang ini saling mengisi satu sama lain? Sehingga seharusnya berbagai batasan antara line-line tersebut tidak perlu terus dipersoalkan kembali? Lantas, apa yang sesungguhnya membedakan masing-masing line tersebut? Permasalahan inilah yang VERSUS hadirkan untuk dibahas lebih lanjut dalam edisi keenam, yang dibuka dengan Prolog Heri Mulyadi dan Laura Paais, Artikel utama oleh Ismiaji Cahyono, dan Epilog oleh Irwan Fakhruddin.

Hot Ice Tea ke-7 lalu, kami mengundang Paul Karmadi, Friedrich Moeis, Irwan Fakhruddin, Afianto Makmun, Riswanto Ramelan, Heri Mulyadi, dan Ismiaji Cahyono sebagai moderator. Case Study kali ini terdiri dari dua pembahasan, yang pertama membahas Petakumpet – sebuah agensi periklanan dari Yogyakarta–yang telah menghasilkan Balada Punakawan, sebuah buku panduan jurusan DKV untuk UK Petra. Balada Punakawan mempunyai keunikan karena berhasil memadukan desain grafis dan advertising menjadi suatu kesinergisan. Dan Study Case kedua mengupas tentang sebuah biro desain, Afterhours yang selama ini cukup banyak menangani proyek-proyek Above the Line dan Below the Line. Sedangkan dalam Red Carpet, kami mewawancarai Paul Karmadi dan Riswanto Ramelan, yang merupakan tokoh senior dunia advertising dan desain grafis di Indonesia.

When VERSUS Meets mengangkat subtema balance dengan disiplin singgungan seperti fotografi oleh Ng Swan Ti; Anzarra Djahran bercerita mengenai aksi 5 menit yang berpengaruh terhadap keseimbangan industri musik dunia; dan reportase seru mengenai Jember Fashion Carnaval oleh Sari Nakisha. Sedangkan Intersection akan dipenuhi dengan beragam artikel menarik dari mulai Illustrasi, Contemporary Painting, dan Product.

Di Pink Pages, Yasser Rizky bercerita mengenai asyiknya bereksperimen dalam merancang sebuah instalasi stand untuk majalah VERSUS di pameran FGDexpo lalu. Diikuti oleh artikel Naomi Haswanto yang mengajak kita untuk lebih mengenal Optima Nova di rubrik Adfonture. Di rubrik Sharing Lights desainer muda Rois Abidin berbagi mengenai buku-buku yang selama ini menjadi sumber inspirasinya. Penerapan teknologi dalam dunia Iklan dan desain Grafis akan dibahas dalam Techtalk oleh Michael Sunggiardi. Surianto Rustan bertutur mengenai teori Gestalt dalam kaitannya dengan Desain Logo dalam rubrik Logorama. KUDETA kali ini memuat hasil karya tugas akhir mahasiswa dari Binus University dan Universitas Negeri Sebelas Maret. Simak juga berbagai artikel menarik lainnya mengenai desain grafis di Indonesia, dan nikmati selengkapnya di VERSUS#006 Edisi Oktober-November 2009.

V#005_All

VERSUS#005 AGUSTUS-SEPTEMBER 2009

 VERSUS kali ini mengangkat tema Desain Grafis dan kebangsaan. Masalah nasionalisme dalam praktik rutin kita sebagai Desainer Grafis ataupun insan kreatif sering kali dikesampingkan. Kenapa kadang kita berfikir ini bukan tanggung jawab atau tugas kita? Apakah hanya karena nasionalisme bukan suatu yang kritis diangkat? Lalu yang lebih mendasar, apa itu nasionalisme sebenarnya? Permasalahan ini kami angkat dan bahas sepenuh hati di edisi ke-lima majalah VERSUS yang dibuka dengan prolog Iwan Esjepe dan artikel tentang Decenta Oleh Eka Sofyan Rizal, dan ditutup oleh Epilog Arief Adityawan.

Diskusi Hot Ice Tea yang amat seru dengan mengundang nara sumber seperti Yasraf Amir Piliang, Ayip, Bernhard Subiakto, Iwan Esjepe, Arief Adityawan, dan di moderatori Priyanto Sunarto juga dipaparkan di edisi ini. Case study kali ini membahas beberapa karya desain grafis yang patut kita pikirkan apakah nasionalis atau simulasi jargon saja. Kami mewawancarai Sita Subyakto dan Ayip di Red Carpet, sebagai profil utama desainer Indonesia yang banyak berinteraksi dengan proyek nasionalis.

When VERSUS Meets mengangkat subtema Image dengan disiplin singgungan antara lain seperti fotografi oleh Martin Westlake dan Ray Bactiar, serta Ugoran Prasad yang membahas pencitraan dalam seni pertunjukan.

Di Pink Pages, Fresh Creative membuka bahasan mengenai rebranding diikuti dengan Mendiola B. Wiryawan yang membahas branding Indonesia. Karya tugas terakhir dari Unikom Bandung dan ITS mewarnai halaman KUDETA kali ini. Di rubrik Knock!Knock! kami berkunjung ke ITS. Baca juga berbagai berita dan liputan seru acara dan kegiatan desain grafis Indonesia yang makin marak. Simak selengkapnya di VERSUS#005 Edisi Agustus-September 2009 dengan covernya yang unik dan playable

HIT#9

HOT ICE TEA#9

Majalah Kreatif Visual VERSUS 

kembali mengadakan diskusi Hot Ice Tea ke-9 dengan tema

“Pitching: Designer vs. Client” yang akan diadakan pada:

Hari : Jumat, 15 Januari 2010

Pukul: 14.00-17.00

Tempat : Oasis Restaurant, Jl. Raden Saleh Raya no. 47 Jakarta Read more »

DISKUSI HOT ICE TEA#8

VERSUS MAGAZINE menyelenggarakan Acara Diskusi HOT ICE TEA#8 dengan tema Desain Grafis dan Lingkungan Sosial‘.

Sabtu, 7 November 2009.

Pkl. 17.00 – 20.00 WIB.

Galeri Kanan Atas lt. 2, Bentara Budaya Jakarta.

Jl. Palmerah Selatan no. 17, Jakarta Pusat.

Dengan menghadirkan para pembicara dan bintang tamu:

DIK DOANK - seniman grafis, artis, dan aktivis sosial.

DANIEL SURYA - Counter Director the Brand Union.

JANOE ARIJANTO - Chief Operating Officer Dentsu Strat.

ENRICO HALIM - Dosen DKV & Founder Aikon Magazine.

IQBAL REKARUPA - Pengelola Rekarupa.

RUDY FARID SAGIR - Dosen DKV & Social Campaign Designer.

Moderator: ARIEF ADITYAWAN
Read more »

Form Berlangganan Oktober-November 2009

SUBSCRIBE FORM VERSUS

Download Form Berlangganan VERSUS Magazine periode Oktober-November 2009

di sini Form Berlangganan VERSUS Magazine Periode Oktober-November 2009

FOLLOW US ON
Put Skyscraper here